Kemarin Mauro Icardi memberi klarifikasi seputar kisruh proses perpanjangan kontraknya, termasuk mengomentari artikel dari La Gazzetta dello Sport yang ditulis oleh Andrea Di Caro di mana ia mengklaim “Inter akan meminta Icardi untuk menggunakan agen lain dalam proses negosiasi”. Hari ini Gazzetta menanggapi pernyataan Icardi tersebut:

“Gazzetta sama sekali tidak mengarang soal pihak klub yang kesal dengan apa yang terjadi. Kekesalan tersebut adalah sebuah hal yang nyata, terlebih karena fakta Icardi yang terlambat kembali dari liburan yang berujung pada denda 100.000 euro. Kemudian juga ada sosok Wanda yang kembali berbicara soal ‘proses perpanjangan kontrak yang masih jauh dari kata sepakat’ dan juga soal ‘ketertarikan tim lain terhadap Mauro’.

Hal ini berujung pada temperatur yang memanas antara mreka dengan pihak klub dan pada pertemuan berikutnya yang dijadwalkan pekan depan soal perpanjangan kontrak, Inter akan meminta Wanda untuk bisa menghindari menjadi pusat perhatian selama proses ini berlangsung.

Icardi melabeli artikel kami sebagai sampah? Mungkin yang menjadi masalah utama adalah bukan apa yang dipikirkan oleh Icardi tentang artikel kami, namun Icardi tidak mengerti apa yang dipikirkan Inter dan apa yang mereka inginkan dari dirinya. Kemarin Zhang sudah angkat suara mencoba untuk meredam tensi yang tercipta dan menunjukkan kepercayaan dirinya jika pihak klub bisa mencari kesepakatan.

Semua ini dilakukan bukan hanya karena Icardi adalah aset berharga secara ekonomi bagi klub, bukan juga karena dirinya sudah mencetak lebih dari seratus gol, namun karena dirinya adalah sosok yang bisa membuat anak-anak bermimpi dan bisa menjadi sosok yang lebih dari seorang penyerang biasa. Ia bisa mengikuti jejak langkah pendahulunya seperti Vieri, Ronaldo hingga Milito. Untuk bisa mewujudkan itu, ia harus mengerti apa yang tak ia miliki dari mereka. Tak ada yang meragukan talenta besar dalam diri Mauro, namun untuk menjadi pemain juara, butuh waktu.

Label ‘seorang pemain juara’ hanya bisa disematkan ketika seorang pemain bisa mengkombinasikan sikap mereka, keseriusan, profesionalitas yang luar biasa dan juga bisa menjadi contoh baik di dalam maupun luar lapangan dan menempatkan kepentingan tim di atas segalanya. Kualitas-kualitas inilah yang pada akhirnya berujung kepada seorang pemain pantas mengenakan ban kapten.

Ban kapten bukan hiasan belaka, itu adalah simbol. Siapapun yang mengenakannya mewakili citra dari sebuah klub. Seorang kapten adalah mereka yang suaranya didengar oleh rekan-rekannya dan bisa membimbing mereka ketika mereka salah.

Dalam sejarah Inter, Picchi, Mazzola, Facchetti, Bergomi dan Zanetti, semua adalah kapten yang akan selalu dikenang oleh para fans. Orang-orang ini mencintai Inter dan tidak pernah membuat klub mereka malu. Sekarang semua bergantung kepada Icardi sendiri apakah suatu saat nanti dirinya juga dikaitkan dengan kebanggaan yang sama seperti mereka, namun dengan membawa namanya sendiri.”

Source: Gazzetta dello Sport

12 COMMENTS

  1. Kalau sikap pemain inter lainya meniru icardi karena merasa perannya sangat penting bagi tim setelah tau inter terbebas dari ffp kan bisa kacau.

  2. Buang aja lah icardi
    Tipikal striker old school ini
    Yang doyannya ngendok depan gawang
    Saat nya cari striker yg mobile

    Lama2 gua muntah liat gaya wanda dan icardi dr medsos dan komentarnya

  3. setengah kemampuan millito aja tidak ada, tp nie org nuntut management inter lebih2 dr seorang millito atau ibrahimovic sekalipun…#IcardiOut

  4. Kalau icardi masih lebih mentingin jadi kacung nya wanda yg lebih doyan buat nyari duit, jangankan utk jadi captain, utk jadi pemain inter pun anda sudah tidak layak,

  5. Yaudah lah buang aja striker diluar sana masih banyak.. lautaro lebih rajin dr pada icardi. Di poles dikit juga mantep

  6. Akhirnya… banyak jg fans yg muak. Tidak ada satupun pemain lebih besar dari tim ini. Memang udah waktunya Lautaro. #IcardiOut

  7. Mending cari pemain yg berpengalaman, icardi emang pemain bagus. Tapi sikap dy nlm menunjukan sbgy seorg kapten tim. Gw sih lebih seneng liat handanovic or de vrij sekalian yg jadi kapten.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here