Inter menutup laporan keuangan musim 2017/18 dengan mencatatkan plusvalenza (capital gain) sebesar 49.7 juta euro. Seperti yang diketahui, mengumpulkan capital gain seakan menjadi rutinitas dari Piero Ausilio jelang musim berakhir dengen menjual sebagian besar pemain potensial di tim Primavera, termasuk di akhir musim lalu karena tuntutan dari settlement agreement dari kesepakatan financial fair play yang disepakati beberapa musim lalu. Hal ini pulalah yang menggagalkan usaha Inter mempermanenkan Joao Cancelo maupun Rafinha musim panas lalu.

Penjualan Davide Santon ke AS Roma berperan paling besar dalam urusan ini. Menjual produk akademi klub ini sebesar 9.5 juta euro membuat Inter mengantongi capital gain 8.1 juta euro.

Kemudian ada Andrei Radu yang dijual ke Genoa sebesar 8 juta euro (capital gain 7.7 juta euro), disusul penjualan Bettella ke Atalanta 7 juta euro (capital gain 6.9 juta euro).

Sementara itu, penjualan Geoffrey Kondogbia dan Stefan Jovetic nyatanya hanya memberi dampak capital gain tak sampai satu juta euro. Kondogbia yang dilepas sebesar 21.9 juta euro (di luar persentase penjualan yang dikantongi Inter), hanya berdampak 541.000 euro saja terhadap capital gain Inter.

Lebih miris lagi Jovetic yang dilepas ke AS Monaco sebesar 10.5 juta euro hanya berdampak 129.000 euro saja.

*Netto contabile: Nilai bersih sang pemain di buku Inter
*Valore di cessione: Nilai jual para pemain
*jika nilai jual lebih besar dari nilai buku pemain, Inter mengantongi capital gain. Jika menjual para pemain di bawah nilai bukunya, Inter mengalami kerugian atau disebut juga minusvalenza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here