Leo Samaja, koordinator dari ATFA (Asosiasi Pelatih Argentina) berbicara kepada ESPN, salah satunya menanggapi tidak dipanggilnya Mauro Icardi oleh Jorge Sampaoli:

“Di Piala Dunia sebuah tim memang seharusnya diisi oleh para pemain terbaik. Di tahun 1978 Maradona tidak dipanggil. Di tahun 1986 hal yang sama menimpa Passarella dan Ramon Diaz. Saya pikir ini adalah keputusan yang sah-sah saja. Bisa diperdebatkan, namun keputusan yang diambil cukup objektif.

Kehadiran Icardi bisa menimbulkan masalah di tim? Tentu. Di ruang ganti, istri dari rekan Anda adalah sebuah hal yang tak boleh dilirik. Negara kami sangat menghormati kode etik ini. Hal seperti ini pernah menghancurkan karir Horacio Ameli, mantan penyerang River Plate.

Lalu bagaimana dampak absennya Icardi secara taktik? Saya pikir Sampaoli memilih memainkan pemain nomor 9 yang bermain untuk tim, bukan sosok yang kuat di area penalti saja, namun tidak bisa bermain untuk tim. Menurut saya yang mungkin saja salah, Aguero adalah pilihan pertama, setelahnya Dybala dan Higuain. Jadi tidak ada ruang untuk penyerang keempat. Kalaupun ada, pilihan jatuh kepada Lautaro dan bukan Icardi.”

Source: FCInter1908.it

3 COMMENTS

  1. bangzat banget emang, dari awal gua udah nebak, bukan gara2 formasi atau apa yg tidak cocok sama icardi, tapai emang gara2 “masalah lain”. moga argentina kesulitan di area kotak pinalti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here