Inter sepertinya harus merelakan Joao Cancelo. Seperti yang diketahui I Nerazzurri memiliki hak untuk mempermanenkan bek asal Portugal ini sebelum 30 Mei yang lalu dengan biaya 35 juta Euro. Sayangnya karena Financial Fair Play memaksa La Beneamata tidak bisa mengaktifkan opsi tersebut yang membuat Inter tak lagi menjadi prioritas dalam transfer ini dan Valencia bebas mencari kesepakatan dengan tim lain. Adalah Juventus yang mulai gencar berusaha mendapatkan dirinya dengan pertemuan dengan petinggi Valencia yang sudah mulai digelar sejak kemarin.

TuttoSport mewawancarai bek 24 tahun ini mengenai berbagai hal, termasuk musim pertamanya di Inter dan juga berbagai friksi dalam hubungannya dengan pelatih Inter, Luciano Spalletti:

Anda tiba di Italia dengan reputasi sebagai seorang fullback yang hanya bisa menyerang. Bagaimana Anda bekerja dengan sosok seperti Spaleltti?
“Semua hanya soal latihan. Di Italia memang dikenal sangat taktikal. Fokus latihan kami adalah bertahan dan Spalletti adalah pelatih yang sangat baik dalam berbagai aspek taktik dalam permainan. Sejak saya mulai bermain, saya terus mencoba beradaptasi dengan tim dan begitupun sebaliknya. Penampilan saya di Inter untuk dilihat banyak orang.”

Bukan awal yang mudah bagi Anda. Sempat mengalami cedera sebelum melakoni debut hingga menghabiskan banyak laga dengan duduk di bangku cadangan. Apakah benar Anda ingin kembali ke Valencia Januari lalu?
“Itu benar. Saya berpikir untuk kembali karena mereka mengatakan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi. Saya mengerti semua karena cedera yang saya alami di awal musim. Saya tidak ingin melewatkan musim begitu saja. Ada ketakutan dalam diri saya. Saya tidak pernah ragu dengan kualitas yang saya miliki dan saya mencoba terus bekerja keras setiap hari. Bahkan di saat teman-teman saya memiliki hari istirahat, saya tetap pergi ke Appiano untuk bisa pulih secepat mungkin dan target saya adalah bisa merebut satu posisi sebagai starter di Inter. Saya tahu saya memiliki potensi itu karena saya bermain di dua kompetisi paling kompetitif di dunia dan saya sukses di kedua liga tersebut.”

Juga ada pembicaraan soal friksi dengan Spaleltti sepanjang musim ini (dikabarkan Cancelo menolak dimainkan di posisi bek kiri yang membuat Spalletti sempat tidak memanggilnya di satu laga). Namun kemudian dirinya jugalah yang memberi Anda kepercayaan diri. Apa pembelejaran dari hal itu?
“Spalletti bukanlah tipe pelatih yang suka bertahan. Ia menyukai tim yang tahu bagaimana bermain dan baik dalam menguasai bola. Benar ada beberapa friksi yang tercipta, namun bagaimanapun itu saya menyadari saya belajar banyak darinya. Kami saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Sejak saya mulai mendapatkan kesempatan bermain lebih, ia memberi saya kebebasan lebih dan saya tahu ia percaya dengan apa yang saya lakukan. Yang terpenting adalah tidak pernah menyerah.”

Apakah friksi yang tercipta karena alasan taktik?
“Ya dan tidak hanya itu. Ada beberapa situasi di mana saya tidak sepaham dengannya, namun ini normal. Tidak ada pemain yang paham akan segalanya, begitupun pelatih. Jadi penting untuk bisa bertatap muka langsung dan meyelesaikannya dengan tenang. Kami sama-sama mengekspresikan apa yang kami pikirkan dan tidak ada sesuatu yang serius terjadi. Ini hal normal yang terjadi di ruang ganti.”

Anda dinominasikan sebagai salah satu bek kanan terbaik di Serie A. Jadi apakah bertahan di Serie A akan menjadi pilihan terbaik untuk mematangkan perkembangan Anda?
“Mungkin. Saya akan sangat senang dan tersanjung jika terpilih sebagai bek kanan terbaik musim ini. Ini adalah gelar individu yang merupakan buah dari kerja keras saya, namun di atas segalanya, ini adalah hasil dari kerja kolektif di mana kami berhasil meraih target ke Liga Champions.”

Juventus, Wolverhampton, bertahan di Valencia atau kembali ke Inter. Dimanakah Cancelo bermain musim depan?
“Saya terikat kontrak hingga 2021 dengan Valencia. Hingga saya menerima proposal resmi dan konkret, tidak ada yang bisa saya sampaikan. Sejauh ini tidak ada tawaran yang datang. Di akhir musim, saya mendengar Inter ingin mempermanenkan saya dan mereka kemudian menghubungi Valencia, namun tidak ada yang terjadi setelahnya.”

Namun apakah Anda kecewa tidak bertahan di Inter dan bermain di Liga Champions musim depan?
“Kecewa? Saya tidak tahu apakah kata ini tepat untuk digunakan, namun saya berharap sesuatu yang lebih. Saya pikir seharusnya ada salah seorang perwakilan dari Inter datang kepada saya dan mengatakan: ‘kami tak memiliki dana untuk menebusmu sekarang, semoga yang terbaik untuk masa depanmu’, namun itu tidak ada. Inter adalah salah satu tahapan penting dalam karir saya karena mereka adalah tim besar. Sekarang kita lihat saja apa yang terjadi.” 

Wolverhampton tertarik, namun mereka tidak bermain di Liga Champions. Jadi Juventus menjadi opsi yang Anda utamakan sekarang?
“Saat ini saya tidak mengesampingkan opsi apapun. Tentu bermain di Liga Champions adalah target saya. Saya meraih itu bersama Inter di lapangan dan sangat ingin kembali ke kompetisi tersebut.”

Ya, Anda memastikan tiket ke Liga Champions di laga terakhir kontra Lazio. Bagaimana Spalletti menyiapkan tim kala itu melihat Inter dalam situasi tidak diuntungkan?
“Laga yang luar biasa. Laga tersebut akan selamanya terkenang dalam ingatan saya. Itu adalah laga yang sulit, namun kami ingin menang. Lazio terlihat memegang kendali pertandingan, namun kami membuktikan seperti apa kami musim lalu: sebuah tim yang kuat dan kompak, bahkan di saat kami dihujani kritik sekalipun. Kami layak meraih kemenangan di laga itu dan Tuhan membantu kami karena saya yakin dengan keberadaan Tuhan.

Saya menilai kritikan terhadap Inter terlalu berlebihan. Ada banyak orang yang berbicara hal buruk tentang tim ini, namun tidak dengan Milan sekalipun mereka kalah di enam laga beruntun. Berbanding terbalik dengan Inter yang kala kami meraih dua kelahan beruntun, semua orang membicarakan kami. Di akhir musim, kami membungkam mereka semua.”

Apakah Anda menilai orang-orang membicarakan Inter karena faktor konsistensi atau hal lain?
“Saya merasa ada ketidakadilan dalam hal memberikan penilaian. Kita lihat saja di posisi berapa Milan finish? Siapa yang menghamburkan lebih dari 200 juta Euro di bursa transfer? Di mana mereka sekarang? Di Europa League! Inter hanya mendatangkan dua hingga tiga pemain dibandingkan musim sebelumnya dan kami berhasil meraih target. Kritikan mantan pemain Inter? Mereka bebas mengatakan hal buruk tentang tim ini di TV, namun mengkritik para pemain yang ada di tim saat ini bukanlah hal yang baik.”

Apakah pernyataan ini untuk Bergomi yang mengatakan Anda tidak pantas ditebus karena buruk dalam bertahan?
“Saya tidak tahu apa yang ia katakan karena saya tidak membacanya. Namun pacar saya suka membaca hal ini dan menyampaikannya pada saya. Saya tidak marah dengan orang-orang yang mengkritik saya. Kritikan adalah hal yang membuat saya semakin terpacu. Namun tidak pantas saja kala mendengar mantan pemain Inter mengkritik pemain lain di tim saat ini.”

Dia adalah komentator TV sekarang, jadi wajar jika ia menyampaikan pandangannya….
“Saya juga bisa berbciara ke TV dan menyampaikan apa yang ingin saya sampaikan, menyampaikan opini saya. Namun saya tidak akan pernah mengkritik pemain lain di tim dan menyampaikannya ke publik.”

Beberapa pahlawan Treble Inter berlatih bersama tim sebelum laga kontra Lazio. Apa yang Anda dapatkan dari hal tersebut?
“Jelas itu memberi efek positif. Kehadiran mereka membawa kekuatan ekstra. Secara pribadi kala itu saya memiliki keinginan untuk memenangkan laga terakhir. Hal yang sama juga tersirat dari rekan-rekan saya yang lain di tim, bahkan mereka yang jarang mendapatkan kesempatan bermain sekalipun.”

Apa yang dibutuhkan Inter saat ini untuk kembali ke level seperti 2010 lalu?
“Inter adalah salah satu tim paling besar di Eropa dan tengah melewati periode sulit beberapa musim terakhir. Namun seperti yang lainnya, akan ada masanya tim ini bangkit kembali. Saya melihat Inter berada di jalan yang benar menuju ke level tersebut.”

Bagaimana Icardi sebagai kapten?
“Icardi sosok yang luar biasa baik di dalam maupun luar lapangan. Saya tidak pernah melihatnya bermasalah dengan siapapun. Ia sosok yang ramah dan selalu mencoba membantu siapapun. Ia selalu bertanya apakah saya butuh sesuatu atau tidak. Ia adalah panutan sebagai kapten.”

Joao Mario, rekan senegara Anda dan juga mantan rekan tim di Inter mengungkapkan tidak ingin kembali ke Italia…
“Bagi saya dirinya adalah pemain terbaik di generasi kami (kelahiran 1993, 1994 dan seterusnya) di Portugal. Ia pemain bagus, namun ia kesulitan beradaptasi dengan sepakbola Italia karena ia lebih senang memainkan bola di kakinya. Ia adalah tipe pemain yang sangat teknikal dan mengingat Serie A juga penuh dengan kontak fisik, hal ini membuatnya kesulitan menerapkan gaya bermainnya. Ketika semua tidak sesuai yang diharapkan, maka akan sulit untuk bangkit. Ia memutuskan ke Inggris dan melewati paruh keduay ang positif.

Namun demikian, Joao mario adalah alasan kesuksesan saya di Inter. Ia yang selalu bisa menenangkan pikiran saya di masa-masa sulit, mengatakan kepada saya untuk tetap sabar dan menunggu kesempatan itu tiba. Saya merasa berhutang kepadanya, juga kepada Dalbert, Miranda dan Eder. Ini adalah kelompok kecil kami di Inter. Eder akan menjadi sahabat saya hingga akhir hayat nanti.”

Anda melewati musim yang luar biasa, namun tidak cukup membawa Anda ke Piala Dunia..
“Itu benar, namun apa yang bisa saya lakukan? Semua keputusan diambil oleh pelatih, jadi saya harus menghormatinya.”

Kecewa?
“Jujur, saya tidak kecewa. Semua pemain ingin bermain di Piala Dunia. Namun tak ada yang bisa saya lakukan dengan keputusan yang diambil. Saya mendoakan yang terbaik untuk Portugal di Rusia.”

Anda menikmati kehidupan di Italia?
“Sangat, namun tidak di awal karena di sini terlalu dingin. Pada akhirnya saya mulai terbiasa. Orang-orang di sini juga sangat ramah. Tak jarang kala berjalan keluar, saya sering dihampiri dan menyapa mereka setiap saat. Seorang pemain penting untuk merasa dibutuhkan.”

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada rekan-rekan Portugal Anda yang ingin bermain di Serie A usai ketidak berhasilan Joao Mario dan Andre Silva di sini?
“Anda harus kuat secara psikologis dan harus memiliki kesabaran ekstra karena sesi latihan di sini sangat berbeda dan terkadang membosankan. Pada awalnya saya tidak menyukai ini dan sering pulang dengan keadaan kesal karena di beberapa sesi, saya bahkan tidak menyentuh bola sama sekali. Kami melatih pergerakan badan dan banyak hal lain yang tidak saya ketahui. Namun lambat laun saya mengerti pentingnya hal ini. Saya berhutang banyak kepada Martusciello, pelatih yang fokus akan lini pertahanan Inter.”

Apa momen tersulit dalam karir Anda?
“Pasca kepergian ibu saya di 2013, dua bulan setelahnya sangat-sangat sulit. Biasanya selalu ada dirinya yang menunggu saya setelah latihan. Sekarang sudah tidak ada lagi. Saya pulang ke rumah dan menangis di tempat tidur. Ibu akan selalu ada di hati saya dan ia akan selalu hadir bersama saya.”

Source: FedeNerazzurra

3 COMMENTS

  1. Segalanya masih mungkin selama bursa transfer blm resmi ditutup. Inter masih memiliki peluang yg lebih besar dibanding tim lain, krn cancelo udah pasti lebih memilih inter. Kita tunggu saja, apakah melanjutkan peminjaman atau membeli di harga yg diinginkan valencia setelah 30 juni. Forza Inter

  2. #
    Saya menilai kritikan terhadap Inter terlalu berlebihan. Ada banyak orang yang berbicara hal buruk tentang tim ini, namun tidak dengan Milan sekalipun mereka kalah di enam laga beruntun. Berbanding terbalik dengan Inter yang kala kami meraih dua kelahan beruntun, semua orang membicarakan kami. Di akhir musim, kami membungkam mereka semua.”

    Apakah Anda menilai orang-orang membicarakan Inter karena faktor konsistensi atau hal lain?
    “Saya merasa ada ketidakadilan dalam hal memberikan penilaian. Kita lihat saja di posisi berapa Milan finish? Siapa yang menghamburkan lebih dari 200 juta Euro di bursa transfer? Di mana mereka sekarang? Di Europa League! Inter hanya mendatangkan dua hingga tiga pemain dibandingkan musim sebelumnya dan kami berhasil meraih target.

    Kritikan MANTAN pemain Inter? Mereka bebas mengatakan hal buruk tentang tim ini di TV, namun mengkritik para pemain yang ada di tim saat ini bukanlah hal yang baik.”

    #
    parah emang g setuju itu, harus nya MANTAN pemain kasi pemasukan positip bukan menyerang..

    ##
    “Kecewa? Saya tidak tahu apakah kata ini tepat untuk digunakan, namun saya berharap sesuatu yang lebih. Saya pikir seharusnya ada salah seorang perwakilan dari Inter datang kepada saya dan mengatakan: ‘kami tak memiliki dana untuk menebusmu sekarang, semoga yang terbaik untuk masa depanmu’, namun itu tidak ada.

    = ya saya berharap ada yg datang ke hadapannya biar setidaknya, bisa lah minta valencia biar mau pinjamin 1 musim lagi. kalau emang blum bisa ditebus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here