Usai di beberapa kesempatan gagal mengkonversi peluang, Joao Cancelo tengah pekan kemarin akhirnya membuka rekening golnya bersama Inter. Itu adalah gol yang lahir di menit awal laga yang berperan penting membantu Inter mengamankan tiga poin.

Perjalanan Cancelo selama berseragam Inter bisa dikatakan tidak mudah. Pasalnya di awal kedatangannya, ia begitu kesulitan beradaptasi dengan skema yang diinginkan Luciano Spalletti dan sepakbola Italia pada umumnya. Kala di Valencia ia bisa seenaknya menyerang tanpa menghiraukan lini pertahanan, di Italia ia tidak bisa tampil demikian. Semua semakin sulit usai dirinya juga harus mengalami cedera di awal musim dan harus absen selama dua bulan.

Namun usai periode pembelajaran tersebut, saat ini Cancelo tak tergantikan di starting XI milik Luciano Spalletti dan menjadi salah satu senjata Inter untuk meraih target ke Liga Champions.

“Cancelo adalah pemain yang mengajarkan kita bagaimana peran seorang full-back itu sesungguhnya, sebuah hal yang sudah diajarkan sejak dini di Portugal, terutama dalam membangun serangan”, adalah komentar yang disampaikan mantan penggawa Inter, Lele Adani beberapa pekan lalu.

Banyak orang yang menilai dana 35 juta Euro untuk menebusnya tergolong sangat besar (walau dalam realitasnya, Inter hanya perlu menggelontorkan 10 juta Euro karena 25 juta Euro lainnya akan tertutup melalui biaya transfer Kondogbia). Namun berkaca pada ‘gilanya’ bursa transfer saat ini, biaya ini tergolong murah.

Kita tentu ingat dana 57.5 juta Euro yang digelontorkan Manchester City musim panas lalu untuk menebus Benjamin Mendy. Kemudian hampir 60 juta Euro untuk menebus Walker. Sementara 35 juta Euro untuk Cancelo sepertinya akan menjadi harga yang bagus, terutama karena Cancelo masih berumur 23 tahun, memiliki teknik yang mumpuni dan satu yang pasti, ia masih bisa terus berkembang. Bukan sebuah kebetulan pula ada Manchester United yang tengah mengintainya.

Jika Inter tak menebusnya di akhir musim nanti, mencari pengganti pemain asal Portugal ini dengan nilai transfer di bawah 35 juta Euro bukan pekerjaan yang mudah dan penuh akan resiko. Dan juga tak masuk akal jika tim harus kembali berjudi mencari fullback lain yang sudah pasti akan kembali mengganggu keseimbangan tim. Itu kenapa Inter harus mempermanenkannya dari Valencia tanpa kata ‘tapi’ atau ‘jika’…”

Source: FCInter1908.it

1 COMMENT

  1. Ini yang harus didengar sama bepe Bergomi, biar gak seenak dia saja kalau ngomong.
    Kita respect sama dia karena dia adalah legenda, tapi kalau sekarang omongannya bikin inter tertinggal buat apa didengar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here