Tak seperti biasanya, Luciano Spalletti mengkritik habis-habisan skuatnya usai hasil imbang kontra Napoli. Hal ini kembali ia ungkapkan kala berbicara kepada Sky Sport:

“Saya sudah bekerja dengan tim ini setiap hari dan saya pikir ada masalah soal kualitas. Napoli memiliki kualitas, sementara kami tidak.

Kami malam ini tampil solid dan tak terlalu membiarkan pemain Napoli leluasa di kotak penalti kami, namun jika berbicara soal kualitas, saya pikir perbedaan antara kami dan Napoli terlihat jelas dengan kasat mata.

Saya ulangi, saya tidak berpikir jika saya bisa meningkatkan performa tim ini dengan kerja yang kami lakukan di sesi latihan. Saya sudah mencobanya sepanjang musim ini. Kami tidak pernah tampil hebat di mana bisa melakukan passing dengan cepat nan berkualitas. Hari ini kami justru lima hingga enam kali memilih mengirim umpan kembali ke belakang di saat seharusnya kami bisa melakukan serangan balik yang bisa menyakiti mereka. Sayangnya kami tidak melakukan itu.

Jika kami mengatakan puas dengan penampilan malam ini, itu berarti kami sudah mengeluarkan segalanya yang kami bisa. Saya tidak puas karena saya menginginkan kemenangan.”

Spalletti juga mengirimkan pesan kepada Auislio dan Suning soal bursa transfer:

“Borja Valero sangat bagus dalam mengambil bola. Rafinha bermain di posisinya dan tampil baik, namun kita seharusnya tidak membebankan terlalu banyak tanggung jawab kepada pundak mereka. 

Jangan lupa jika Januari lalu ada sekitar dua belas nama yang dikaitkan dengan Inter dan pada ujungnya kami hanya mendatangkan Rafinha seorang.”

Source: FCInter1908.it

4 COMMENTS

  1. Saya pribadi setuju dengan statement spalleti. Kualitas kita belum bisa disamakan dengan rival yg di empat teratas klasemen

  2. Saya pikir anda terlalu menganakemaskan perisic dan ambrosio dan formasi anda terlalu bertahan
    formasi anda hanya 4231 terus menerus
    beda sama mourinho yang mengubah formasi setiap pertandingan
    pola 4231, 4312, dan 433
    kalau anda pelatih pintar anda rombak formasi supaya tidak monoton mainnya

  3. Menurut saya spalleti melakukan blunder dengan tidak memasuk kan banega ke dalam rencana nya, ketika dia mengeluhkan tidak ada nya trequarista. PAdahal banega bermain baik musim lalu, dan sekarang memberi bukti nyata ketika bermain bersama sevilla, begitu juga kondogbia dengan valencia, yg menurut saya jauh lebih baik daripada gagliardini. Pernyataan menyerah spalleti kepada inter membuktikan spalleti is not special one, hanya spesialis runner up, looser, pencapain terbaik untuk liga kompetitif. kl inter ingin kembali ke jalur juara inter membutuhkan pelatih bermental juara seperti mou, simeone dll. karena pelatih hebat saja tidak cukup lihat saja sarri yg sudah mulai ngos2an mengejar juve.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here