Bek Inter, Milan Skriniar berbicara kepada harian asal Slovakia, Sport dan membahas panjang lebar tentang berbagai hal, mulai dari krisis yang dialami Inter hingga terkait masa depannya:

Dua bulan lalu Anda mencetak gol ketiga bersama Inter di Serie A dan I Nerazzurri berada di puncak klasemen. Setelahnya apa yang tak diharapkan terjadi…
“Anda benar. Padahal tidak banyak perubahan yang terjadi. Kami juga berlatih seperti biasa, namun hasil yang diharapkan tak kunjung datang. Namun kemenangan kemarin bermakna banyak. Kondisi mood di ruang ganti juga membaik. Inter bukanlah klub yang tak meraih kemenangan selama dua bulan.”

Apa yang terjadi selama dua bulan tersebut?
“Kami selalu membicarakan hal ini, menyaksikan tayangan ulang laga-laga yang kami lalui, namun kami tidak mengerti kenapa. Kami selalu memberikan yang terbaik, namun tetap saja itu tak bisa menjadi pembeda. Namun saya yakin tiap-tiap pemain perlu memberi lebih dari biasanya.”

SPAL, Fiorentina, Crotone.. Inter kebobolan di menit akhir. Apa ada masalah dalam upaya tim tetap menjaga keperawanan gawang atau justru ada masalah di lini depan di mana Inter tak bisa mencetak lebih dari satu gol?
“Ini adalah kesalahan kolektif tim. Di sisi lain, kami para bek harus dituntut siap kala harus menghalau serangan lawan hingga menit akhir. Soal mencetak gol, saya pikir kami tak boleh menyia-nyiakan banyak peluang yang terbuang.”

 

 

Napoli dan Juventus jauh meninggalkan Inte rdi papan klasemen….
“Sejak awal musim kami sudah mengungkapkan jika target kami adalah kembali ke Liga Champions. Tentu ketika berada di peringkat pertama ada perasaan senang dan bangga. Namun kemudian orang-orang mulai berpikir soal Scudetto. Sekarang yang perlu dipikirkan adalah bagaimana cara untuk menekan kehilangan lebih banyak poin. Saat ini target yang dibebankan masih dalam genggaman. Bedanya antara kami dan mereka adalah mereka bisa menjaga konsistensi kemenangan, bahkan saat bertemu tim yang di atas kertas lebih lemah dari mereka yang biasanya selalu merepotkan.

Kami juga pernah melaju dengan rentetan kemenangan seperti di paruh musim pertama di mana kami mampu meraih hasil positif di 17 laga awal dan itu catatan yang bagus. Namun kami tak bisa menang atas tim Serie C, Pordenone dan masih menyisakan kekecewaan hingga sekarang. Kemudian setelahnya kami mengalami penurunan, termasuk kekalahan atas Udinese dan Sassuolo hingga tak mernah menang di 10 laga di semua kompetisi.”

Real Madrid, Barcelona dan duo Manchester disebut tertarik untuk┬ámendapatkan Anda…
“Saya senang mendengar itu. Ada banyak pembicaraan mengenai masa depan saya pada Januari lalu, namun saya tidak pernah berpikir untuk hengkang, mungkin tidak di musim dingin.

Saya senang ketika mendengar Inter tak ingin melepas saya. Saya ingin terus berkembang dan kemudian┬ákita lihat saja di musim panas mendatang.”

Agen Anda menyebut Inter menolak tawaran 65 juta Euro dari salah satu tim top Eropa Januari lalu…
“Ini adalah jumlah yang menakjubkan! Namun segalanya saya serahkan kepada agen saya. Saya hanya dikabarkan jika Inter tak ingin melepas saya dan saya ingin bertahan dan bahagia dengan itu.”

Klub besar mana yang ingin Anda bela?
“Saya tidak tahu. Premier League adalah kompetisi yang paling kompetitif di dunia. Tentu akan sulit memutuskan akan pergi ke klub mana. Semua juga akan bergantung kepada kesepakatan dan peran apa yang dijanjikan kepada saya. Jika saya hengkang hanya untuk penghangat bangku cadangan dan bermain di piala liga, maka tak ada gunanya saya hengkang. Saya hanya inginkan kalaupun hengkang, saya hanya akan pergi ke tim yang memberikan saya kesempatan untuk bermain.”

Stanislav Lobotka didekati Inter Januari lalu…
“Spalletti juga menanyakan saya tentang nya. Tentu akan sangat senang jika ia bergabung dengan Inter karena ia bisa membantu tim ini. Namun saya melihatnya akan bermain di Barcelona atau Real Madrid musim panas nanti.”

Source: sport.aktuality.sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here