Fredy Guarin memang tak pernah menyembunyikan kecintaannya akan tim yang pernah ia bela, Inter. Nyatanya gelandang 31 tahun ini masih menyimpan hasrat untuk berseragam hitam – biru suatu saat nanti, seperti yang ia sampaikan kepada La Gazzetta dello Sport:

“Inter adalah keluargaku, tolong bawa saya pulang! Uang bukanlah masalah, saya hanya ingin kembali dan siap hanya menerima 20% dari gaji yang saya terima saat ini (sekitar 10 juta Euro). Musim lalu saya membicarakan hal ini dengan Ausilio, namun kondisi keuangan klub tak memungkinkan itu.”

Perpanjangan kontrak dengan Shanghai Shenhua…
“Namun sejauh ini petualangan dengan Shanghai Shenhua adalah sebuah petualangan yang positif. Saya masih menyisakan kontrak dua tahun lagi dan kami lolos ke Liga Champions Asia dan kami memenangkan Piala China. Saya rindu Italia dan Inter, namun tak menyesali keputusan ini.”

Inter tengah dalam masa sulit…
“Ya, saya kecewa dengan hasil yang diraih tim akhir-akhir ini, sama seperti kebanyakan fans. Namun saya masih yakin Inter akan mampu lolos ke Liga Champions dan ini adalah musim yang tepat untuk itu. Tim ini kuat dan layak meraih target tersebut.”

Apa yang tak berjalan kala Anda di Inter?
“Ada banyak pergantian dan hasil yang diraih adalah konsekuensi banyaknya pergantian tersebut. Solidnya manajemen adalah kunci. Bagi saya Suning adalah sebuah kepastian di tim.”

Erick Thohir….
“Ia terlibat banyak komitmen di luar sepakbola, namun saya berterima kasih kepadanya karena ia membuat saya merasa dibutuhkan dan memperlakukan saya seperti pemain bintang di tim. Ia adalah salah satu sosok yang mengajukan perpanjangan kontrak kepada saya pasca transfer ke Juventus batal.”

Apa yang terjadi dengan itu?
“Mazzarri yang memaksa untuk menukar saya dengan Vucinic, padahal keinginan saya adalah bertahan. Juventus sudah lama menginginkan saya, sejak pertama kali saya tiba di Italia. Sepanjang Januari tersebut saya dicap pengkhianat, namun ketika pelatih menyuruh Anda pergi, tak terealkkan saya mempertimbangkan semua opsi.”

Moratti…
“Sosok Ayah bagi saya. Ia penting dalam keputusan saya bertahan bersama dengan Zanetti dan Cordoba. Saya tidak bisa melupakan apa yang dilakukan Curva untuk meyakinkan petinggi klub mempertahankan saya.”

 

Namun perpisahan dengan Inter tak terelakkan dua tahun berselang…
“Karena alasan Financian Fair Play. Petinggi klub sudah sangat jelas mengatakan: ‘Kau dan Icardi adalah dua pemain yang bisa mendatangkan dana segar bagi tim dan kami butuh uang’. Tak ada yang memaksa saya pergi, namun transfer ini penting untuk menutupi keuangan klub. Itu adalah hal positif dari kepergian saya.”

Mancini mencoba menahan Anda…
“Seorang pemenang dan pelatih hebat bagi saya. Ia adalah sahabat.”

Kembali ke Inter?
“Ini adalah keinginan terbesar saya. Uang bukan masalah. Saya siap menerima gaji kecil demi mewujudkan ini. Sudah ada pembicaraan mengenai hal ini musim panas lalu, namun kala itu ada De Boer dan banyak ketidakpastian di tim, namun saya tetap ingin kembali ke Inter. Sayangnya situasi keuangan klub tak memungkinkan kala itu.

Namun saya kembali tegaskan: saya di sini dan saya tahu jalan ke Appiano!”

Source: FCInter1908.it

1 COMMENT

  1. T_T ). Hikkzz…

    We miss u too guarin..

    Kami Akan selalu Ingat goal spektakurel mu ke gawang Roma kala itu, buat posisi team naik ke posisi pucuk pucuk.. Seperti Iklan TEH PUCUK di indo, Dan Ramai Surat kabar memulai Kembali membicarakan team ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here