Penyanyi kenamaan Italia yang mengalami kebutaan di usia 12 tahun, Andrea Bocelli menerima penghargaan Mediterania 2018 dari Inter Club “Andria 2002” di tanah kelahirannya, Lajatico, provinsi Pisa. Penyanyi tenor ini bercerita tentang kecintaannya terhadap Inter:

“Saya adalah seorang Interista sejak dulu, namun yang paling penting tentu seorang antijuventino. Kecintaan saya terhadap I Nerazzurri berawal di bangku kuliah saat La Grande Inter memenangkan segalanya di Italia dan juga Eropa. 

Siapa yang mencintai Inter selain saya di keluarga? Saya akan mencoba mempengaruhi putri saya, namun ia masih berusia 5 tahun, namun saya yakin bisa berhasil mempengaruhinya nanti.”

Tentang final Liga Champions 2010…

“Saya menyaksikannya bersama teman-teman saya. TV dinyalakan, namun saya menikmati pertandingan tersebut melalui saluran radio dan suara reporter yang melaporkan jalannya pertandingan tentu lebih cepat beberapa detik dari tayangan TV. Jadi ketika Inter mencetak gol, saya sudah berteriak lebih dahulu mengejutkan teman-teman saya yang menyaksikan di TV. Saya menangis.

Gelar Treble dan menjadi satu-satunya tim di Italia yang meraih catatan tersebut menjadi kegembiraan tersendiri. Tidak ada tim di Italia yang mampu menyamai catatan tersebut.

Jika harus membandingkan beberapa sosok, saya bisa katakan ‘Spillo’ Altobelli mirip dengan Icardi, Mourinho bisa disandingkan dengan ‘si penyihir’ Herrera, dan Zanetti bisa disandingkan dengan Facchetti.”

Gelar Mediteranian ini adalah ide yang muncul dari fans Inter bernama Marco Grassi. Selain Bocelli, beberapa sosok lain seperti Beppe Bergomi, Marco Materazzi, Massimo Moratti, Diego Milito dan Javier Zanetti, dan juga fans yang cukup ternama seperti Roberto Vecchioni, Ignazio La Russa, Paolo Bonolis dan Fiorello juga pernah menerima penghargaan ini.

Source: FCInter1908.it

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here