Jurnalis Marco Bellinazzo yang ahli dalam hal ekonomi dalam sepakbola berbicara tentang situasi keuangan Inter yang masih dalam cengkraman Financial Fair Play setidaknya hingga Juni mendatang sesuai kesepakatan yang mereka tanda tangani pada 2015 lalu melalui Presiden Erick Thohir:

“Pada bursa transfer kali ini, pergerakan tim-tim seperti Inter dan AS Roma benar-benar dipengaruhi oleh Financial Fair Play, kesepakatan yang mereka tanda tangani beberapa waktu lalu. Mereka harus bisa menutup keuangan klub di akhir musim nanti dalam keadaan seimbang atau tidak menderita kerugian. Itu kenapa setiap langkah yang mereka ambil di bursa transfer kali ini harus sangat matang.

Jadi wajar jika kita melihat dua tim ini hanya bisa memanfaatkan bisnis peminjaman pemain guna menghindari sanksi lain yang akan dijatuhkan jika gagal memenuhi kesepakatan menyeimbangkan keuangan klub.

Roma mungkin akan menjadi tim yang akan mendapat sanksi berat seperti dicoret dari keikutsertaan di kometpsisi Eropa dalam hal ini Liga Champions musim depan. Mereka memiliki keuangan yang buruk di mana tidak ada keseimbangan antara biaya yang keluar dengan pemasukan. Hal ini akan memaksa mereka untuk menjual beberapa pemain penting.

Bagi Inter sendiri, lolos ke Liga Champions musim depan akan bermakna banyak. Selain mengantongi pundi-pundi 50 juta Euro, jika berhasil melangkah ke Liga Champions musim depan membuat mereka berada dalam posisi bisa bernegosiasi dengan beberapa sponsor klub untuk menaikkan nilai tawaran mereka.”

Source: FCInter1908.it

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here