Mantan direktur olahraga Inter, Marco Branca kembali berbicara soal Philippe Coutinho. Kali ini La Stampa berkesempatan mewawancarai sosok yang dianggap cukup sering melakukan blunder di bursa transfer kala mengisi jabatan sebagai direktur olahraga Inter tersebut:

“Philippe adalah pemain yang unik sejak dulu. Ia memiliki kaki kiri dan kanan sama baiknya. Ia juga memiliki dribble yang bagus dan bisa melakukannya dari berbagai sisi.

Menjualnya ke Liverpool? Itu karena Inter mulai mengalami kesulitan. Semua soal anggaran klub. Ini alasan kenapa Inter terpaksa harus menjual Coutinho kala itu.

Saya pikir wajar ketika seorang pemain baru berusia 18 tahun dan bermain di Serie A mengalami kesulitan seperti ini. Namun di Inter tak ada orang yang mempertanyakan kualitas yang ia miliki.

Sebelum memutuskan mendatangkan Coutinho, saya beberapa kali terbang ke Brazil. Beberapa kali perjalanan tersebut rasanya cukup untuk memberikan penilaian tentang kualitas seorang pemain yang kala itu baru berumur 16 tahun!

Saya juga tahu ketertarikan Real Madrid terhadapnya. Hal itu juga diungkap oleh keluarga Philippe, namun di 2010, kami berhasil memenangkan persaingan. Biaya investasi? Empat juta Euro.

Apakah saat ini ia layak dibanderol 150 juta Euro? Bursa transfer sudah tidak bisa lagi diukur. Ini tak hanya berlaku bagi Coutinho saja, namun bagi seluruh pemain. Cou bisa bermain di berbagai posisi di belakang penyerang. Ia masih 25 tahun dan masih bisa berkembang lebih jauh lagi. Dan jika bergabung dengan Barcelona, ia akan memenangkan banyak gelar di sana.”

Source: FCInter1908.it

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here