Dengan absennya Joao Miranda, Andrea Ranocchia akhir pekan ini memiliki kesempatan untuk membuktikan diri menghadapi Chievo Verona. Petualangan bek 29 tahun ini bersama seragam I Nerazzurri memang tak pernah berakhir manis dan dirinya juga kerap dijadikan kambing hitam kekalahan tim. Hal ini bermuara pada depresi yang ia rasakan. Hal ini pulalah yang membuatnya beberapa waktu lalu menemui seorang motivator, Stefano Tirelli.

Berbicara kepada Gazzetta dello Sport, Tirelli menjelaskan apa yang dirasakan oleh mantan kapten Inter ini:

Kapan dan kenapa Ranocchia mencari Anda?
“Tepatnya dua musim lalu. Ia merasa tersesat di mana dirinya seolah-olah kehilangan persepsi akan kualitas yang ia miliki. Ia tahu ia membuat kesalahan, namun kesalahan tersebut tidak hanya dilakukan olehnya dan lingkungan di sekitarnya juga tak banyak membantu. Ia sudah sampai pada titik depresi.”

Apa saja yang kalian lakukan bersama?
“Semua harus dimulai dari Ranocchia sendiri. Ia harus berbicara tentang apa yang ia rasakan. Kami harus bisa untuk membuatnya kembali tersenyum. Kemudian kita berpindah menempatkan dirinya sebagai seorang atlet yakni pesepakbola dan berfokus pada kondisi psikis dan mentalnya.”

Bagaimana tanggapannya tentang Spalletti?
“Andrea sangat menyukainya. Ia pernah berkata kepada saya jika Inter akhirnya memiliki seorang pelatih sepakbola.”

Kapan terakhir Anda bertemu dirinya?
“Kami baru saja bertemu. Ia sangat bersemangat. Ia sudah bisa merasakan tensi untuk laga yang akan datang karena ia sudah selama beberapa waktu tidak bermain. Ia tahu ada skeptisme pada dirinya, namun ia sangat peduli dengan seragam ini.”

Source: FCInter1908.it

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here