#NASharing: Terlahir Kembalinya, Candreva!

#NASharing: Terlahir Kembalinya, Candreva!

BAGIKAN

Foto LaPresse/Jennifer Lorenzini
Foto LaPresse/Jennifer Lorenzini

Candreva terlahir kembali! Sejak Inter ditangani Pioli, Candreva mampu mencetak 3 gol. Yang paling anyar, tentu saja gol tunggalnya yang membawa Inter menundukkan Sassuolo malam tadi.

Kemenangan itu juga menjadi kemenangan beruntun Inter pada 2 laga terakhir di Serie A. Catatan ini juga disempurnakan dengan clean sheet pada 2 laga tersebut. Sepertinya, Pioli telah menemukan formula keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

Khusus untuk Candreva, kali ini kita akan menganalisa potensi Candreva dari sisi mesin kecerdasan dan personality-nya.

Jenis kepribadian Candreva berbasiskan kecerdasan logika yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Kepribadian ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan menalar secara meluas dalam bentuk pengendalian manajemen dan logika yang lebih efektif yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan logika atau disebut LQ (Logical Quotient).

10 ciri-ciri personality dari Candreva, adalah;
1. Thoughtful: Bijaksana
2. Analytical:  Analitis
3. Competitive:  Bersaing
4. Reserved: Pendiam, Penyendiri, Tidak Ramah
5. Planner: Perencana
6. Positive:  Tegas
7. Argumentative: Suka menentang/berdebat
8. Forceful: Pemimpin yang kuat
9. Formal: Kaku/terlalu formal
10. Justice:  Adil/berimbang

Candreva memiliki kepribadian yang menyukai kemenangan. Semua orang di hadapannya dianggap lawan yang perlu dikalahkan. Tipe Candreva haus kemenangan, oleh karenanya ia terkesan ganas, seperti seorang penakluk. Cara berpikirnya sangat empirik merujuk kepada pengalaman logis yang telah dilaluinya. Namun ia juga suka melakukan kontemplasi bentuk kutub diametral dari kelogisannya. Orangnya punya prinsip yang kokoh dan sekaligus anti dinasehati.

Dalam hal mengelola keuangan mereka memiliki kepandaian untuk mengakumulasi bahkan dengan coverage yang meluas. Kehebatannya terletak kepada perannya yang sangat sirkulatif, tipe Candreva akan berguna di segala aspek namun sayangnya ia seringkali tiba-tiba terputus konsentrasi seperti listrik korslet. Pandai melakukan pemilahan secara kategoris namun orangnya terlalu normatif. Ia memiliki siklus hidup yang dinamis dan pandai mencari kekuasaan. Ambisi kekuasaannya begitu kuat. Orangnya sangat cerdik sayangnya kurang pandai membaca aspirasi.

Jika diaplikasikan ke dalam permainan sepakbola, Candreva adalah pemain yang pintar mencari celah di antara pemain belakang lawan. Kadang-kadang, ia tidak terlihat sepanjang pertandingan, namun begitu rumus pemecah kebuntuan hasil analisanya sudah jadi, ia mampu tampil menjadi pencetak gol bagi timnya.

Keahlian Candreva paling utama adalah mengonversi peluang dan membelah pertahanan lawan dari sisi dalam. Walaupun bermain di area flank, Candreva bukanlah pengumpan silang yang jitu. Kekuatannya adalah cut inside dan coming from behind. Sejauh ini, hanya Pioli yang benar-benar memahami potensi terbesar Candreva.

Semoga bulan madu Pioli-Candreva akan terus membawa Inter meraih kemenangan-kemenangan selanjutnya.

Oleh: Rifqy Syafrial | @RifqySyafrial

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY