#RomaInter

Serie A, 30^Giornata, Minggu, 20.03.16, Kick Off: 02.45 WIB – Stadio Olimpico – Roma


Inter Logo Prev copys

INTER

Inter bertandang ke Roma dengan modal yang cukup main, terutama dengan rentetan hasil kemenangan di 3 laga terakhir di semua kompetisi. Pasukan Roberto Mancini ini memiliki pekerjaan besar untuk memutus hasil negatif Inter di Olimpico. Tercatat terakhir kali Inter meraih kemenangan di Olimpico (Serie A) adalah pada 2008 silam, berkat kemenangan telak 0-4 melalui gol dari Ibrahimovic (2), Stankovic, dan Obinna. Mau tidak mau jika Inter menginginkan lolos ke Liga Champions musim depan, kemenangan menjadi harga mati pada laga kali ini.

Menjelang laga ini, Mancini cukup dipusingkan karena 3 penyerangnya harus absen yaitu Palacio, Jovetic dan Mauro Icardi. Hal ini membuat Mancini tidak memiliki banyak pilihan. Kembali, pelatih Jesi ini dihadapkan dengan dua pilihan skema 4-3-3 atau 4-2-3-1, terlebih karena tidak ada penyerang tengah murni dalam skuat yang dibawa ke Roma ini.

Jika Mancini kembali memilih menggunakan pola 4-2-3-1, di lini belakang sepertinya tidak akan banyak perubahan. D’Ambrosio, Miranda, Nagatomo dan Murillo yang kembali menjadi starter akan menjadi gambaran lini belakang Inter malam ini, walaupun tidak menutup kemungkinan Juan akan dimainkan sebagai fullback.

Untuk lini tengah, pulihnya Kondogbia dan Brozovic akan sedikit mengubah komposisi. Kondogbia akan diduetkan dengan Medel bermain didepan para bek Inter, sementara Brozovic akan digeser menjadi seorang trequartista, didampingi oleh Adem Ljajic dan Ivan Perisic. Eder akan diplot sebagai penyerang tengah. Penyerang berdarah Brazil ini sebenarnya lebih sering bermain sebagai penyerang yang lebih melebar, namun dalam wawancara dengan Corriere dello Sport kemarin, Eder mengatakan dirinya siap walaupun ditempatkan sebagai penyerang tengah dan mengutip pernyataan Samuel Eto’o ketika mereka berpasangan di Sampdoria.

‘Saya tak peduli apakah saya harus bermain sebagai fullback sekalipun yang terpenting adalah 3 poin. Bahkan ketika meraih treble bersama Inter, jika diminta menjadi kiper, sayapun siap. Saya mendengarkan apa yang disampaikan Samuel dan berpikir, kenapa saya juga tidak melakukan hal yang sama?’

Namun jika dilihat dari beberapa pemberitaan, ada kemungkinan Mancini akan memutuskan bermain dengan false nine, tanpa ada seorang penyerang menjadi tumpuan di lini depan. Hal ini bisa menjadi senjata rahasia Mancini untuk mengejutkan Roma. Hal ini juga digunakan pada laga pertama musim ini di mana Perisic, Ljajic dan Jovetic yang di plot sebagai penyerang di leg pertama, kerap turun hingga ke lini tengah dan ketika mendapatkan bola langsung melakukan serangan balik cepat yang bisa ‘menyakitkan’ lini pertahanan Roma. Tapi tetap saja, sudah tidak relevan lagi membandingkan Roma paruh musim pertama dengan mereka di paruh musim kedua. Sudah sangat banyak perubahan, mulai dari pelatih hingga komposisi tim.

Apapun bisa terjadi malam nanti. Anak asuh Mancini harus tampil 200% seperti kala mereka berhasil mengejar ketertinggalan 3 gol dari Juventus di ajang Coppa Italia. Ah, dan juga ada fakta menarik di mana selama Mauro Icardi tidak tampil di musim ini, Inter selalu meraih kemenangan dan tak sekalipun kalah. 6 laga tanpa Icardi, Inter meraih 6 kemenangan dan semoga akan menjadi kemenangan ke 7 malam nanti.

Probable Line Up

(4-2-3-1): Handanovic; D’Ambrosio, Miranda, Murillo, Nagatomo; Kondogbia, Medel; Ljajic, Brozovic, Perisic; Icardi

Injuries

Stevan Jovetic, Mauro Icardi

Absent

Rodrigo Palacio (Yellow Card Limit)


RomaLogos

AS Roma

8 kemenangan beruntun di Serie A. Luciano Spaletti berhasil menyulap AS Roma menjadi sebuah tim yang menakutkan. Walaupun kalah dan harus kandas di tangan Real Madrid pada ajang Liga Champions, namun penampilan mereka mendapatkan tepuka tangan dari para penonton. Tidak ada pemain penting mereka yang absen pada laga ini. Cepat beradaptasinya El Shaarawy dan Diego Perotti menjadi hal yang krusial bagi Roma di paruh musim kedua ini.

Para pemain Roma baik di lini tengah dan lini depan sama produktifnya. Miralem Pjanic dan Mohamed Salah menjadi andalan utama mereka. Pjanic total sudah mencetak 9 gol dan 7 assist di Serie A musim ini, sementara Salah sudah mencetak 11 gol dan 2 assist. Tak hanya mereka berdua, El Shaarawy juga sudah mencetak 5 gol dari 7 laga di Serie A. Para pemain ini juga memiliki kecepatan yang luar biasa yang akan sangat merepotkan para bek Inter dan perlu menjadi alarm bagi para pemain Inter.

Perang di lini tengah akan menjadi sangat menentukan pada laga ini. Jika para gelandang Roma kembali bisa dimatikan oleh Gary Medel seperti pada pertemuan pertama, bukan tidak mungkin Inter akan berada dalam situasi diuntungkan, jika yang terjadi justru sebaliknya, AS Roma memiliki peluang sangat besar membenamkan Inter malam nanti.

Probable Line Up

(4-3-2-1): Szczesny; Florenzo, Manolas, Rudiger, Digne; Pjanic, Keita, Naiggolan; Salah, Perotti; Dzeko

Injuries

Castan

Absent


PROBABLE FORMATION

#RomaInterPrev1


STATS AND FACTS

Sporticos_com_as_roma_vs_inter_milan (1) Sporticos_com_as_roma_vs_inter_milan Sporticos_com_as_roma_vs_inter_milan (2) Sporticos_com_as_roma_vs_inter_milan (3)


PREDICTION

AS Roma 0-1 Inter

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here