#JuveInter

Serie A, 27^Giornata, Senin, 29.02.16, Kick Off: 02.45 WIB – Juventus Stadium


Inter Logo Prev copys

INTER

Juventus menghadapi Inter, sebuah laga yang menurut Roberto Mancini pada jumpa pers kemarin adalah bukan laga yang menentukan, namun bagi para Interisti merupakan laga yang ‘haram’ hukumnya menelan kekalahan. Namun kenyataannya banyak fans Inter yang menatap laga ini dengan penuh kepesimisan. Dimulai dengan ditunjuknya Rocchi menjadi pengadil pada laga malam nanti yang memang memiliki rekor lebih bagus bagi kubu Juventus ketimbang Inter (28 kali memimpi laga Juventus: 22 menang, 3 imbang dan 3 kalah). Saya menganggap ini sudah dipersiapkan sebagai alibi oleh para fans Inter kalau-kalau Il Nerazzurri menelan kekalahan pada laga malam nanti. Realistis saja, jika dilihat dari berbagai sudut pandang, Juventus menang segala-galanya dibandingkan Inter. Mentalitas, kontinuitas dan kedalaman skuat, Juventus jauh lebih unggul dibandingkan Inter musim ini. Namun laga masih belum dimulai dan Roberto Mancini dan anak asuhnya masih memiliki waktu 90 menit untuk membuktikan jika mereka bisa membalikkan anggapan media kepada mereka, seperti yang dibuktikan Andrea Stramaccioni 3 musim silam.

Banding yang diterima oleh badan liga terkait kartu merah Geoffrey Kondogbia ketika menghadapi Fiorentina dua pekan lalu, membuat Inter bisa menurunkan pemain asal Perancis ini pada laga malam nanti. Kondo adalah pemain yang tentu banyak diharapkan oleh para fans Inter segera membuktikan dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Dua laga terakhir (minus kala menghadapi Sampdoria), Geoffrey Kondogbia mulai menunjukkan perkembangan yang lumayan mencolok dibandingkan sebelum-sebelumnya dan berharap penampilan tersebut bisa berlanjut pada laga malam nanti.

Sambil menunggu banding Kondogbia diputuskan, selama persiapan menjelang laga ini, Mancini menggunakan pola 4-4-2, namun ketika mengetahui banding mereka diterima dan Kondogbia bisa dimainkan, dalam beberapa sesi latihan terakhir, Roberto Mancini mencoba pola 3-5-2. Selain Jeison Murillo dan Joao Miranda yang hampir dipastikan diturunkan pada laga nanti, Juan Jesus sepertinya menjadi pilihan terakhir untuk dipasang dalam pola 3 bek sejajar.

Untuk posisi sayap kanan, saya lebih memilih memainkan D’Ambrosio. Selain karena berada dalam motivasi besar usai mencetak gol pada laga terakhir, D’Ambrosio memiliki kualitas bertahan lebih baik dibandingkan fullback Inter yang lain, semisal Davide Santon. Sementara di sisi berseberang, saya lebih memilih memainkan Perisic dibandingkan Telles atau Nagatomo. Saya cukup takut membayangkan Juan Jesus dan Alex Telles berpasangan mencoba menghadang serangan cepat dari para pemain sayap Juventus seperti Lichtsteiner atau Cuadrado. Juan Jesus yang sangat sering berdiri di posisi yang salah serta Alex Telles yang tidak terlalu bagus kala bertahan, membuat saya lebih menjagokan Perisic dipasang diposisi sayap kiri.

Kembalinya Geoffrey Kondogbia akan membuatnya akan menemani Gary Medel dan Felipe Melo sebagai benteng pertama untuk mengimbangi dan memutus serangan Juventus. Absennya Marchisio pada laga ini di kubu Juventus, setidaknya menjadi celah yang harus dicoba digali oleh Inter. Marchisio terbukti tampil luar biasa setiap kali diturunkan oleh Juventus. Absennya Marchisio, posisinya akan digantikan oleh Hernanes. Walaupun tampil gemilang saat Juve menahan imbang Munchen di Liga Champions (dimasukkan di babak kedua), namun jika berkaca ke penampilan Hernanes sebelumnya ketika menggantikan posisi Marchisio masih jauh dari memuaskan, karena Il Profeta sebenarnya tipe pemain yang memiliki karakteristik lebih bermain menyerang. Namun juga bukan tidak mungkin kegemilangannya saat menghadapi Munchen bisa berlanjut pada laga malam nanti.

Sementara di lini depan Inter, Mauro Icardi hampir dipastikan akan turun sebagai starter. Selain karena catatan apiknya kala menghadapi Juventus (6 gol dari 6 laga, 3 bersama Inter dan 3 bersama Sampdoria), Roberto Mancini sepertinya mulai sadar dan fokus untuk membangun tim dengan Icardi sebagai titik acuan.

Untuk siapa yang akan mendampingi Icardi di lini depan masih menjadi pertanyaan. Pada pekan ini, Mancini mencoba menduetkan Icardi dengan Eder, Palacio dan Ljajic. Palacio cukup berpengalaman ketika menghadapi Juventus, sementara Eder pernah menghantam Juventus bersama Icardi ketika masih sama-sama di Sampdoria, sementara Ljajic, bisa menjadi alternatif menarik bagi Mancini. Namun jika disuruh memilih, saya lebih ingin menduetkan Maurito dengan Eder.

Peluang untuk membawa pulang 3 poin selalu terbuka. Ini adalah pertandingan yang berat dan mungkin menurut saya akan menentukan peluang Inter untuk meraih target mereka untuk lolos ke Liga Champions musim depan mengingat Roma juga meraih hasil positif semalam. Namun Inter belumlah kalah dan ada 90 menit untuk membungkam kritik yang dialamatkan kepada mereka belakangan ini.

Probable Line Up

(3-5-2): Handanovic; Murillo, Miranda, Juan Jesus; D’Ambrosio, Felipe Melo, Medel, Kondogbia, Perisic; Eder, Icardi

Injuries

Absent

Marcelo Brozovic (Suspended)


Juve logo Prev

JUVENTUS

Absennya Claudio Marchisio mungkin menjadi pukulan bagi Juventus, namun mereka memiliki kedalaman skuat terbaik di Serie A saat ini. Apakah bermain di Liga Champions pada tengah pekan kemarin berdampak banyak bagi kondisi para pemain Juventus? Saya rasa tidak, karena tim ini dibangun dengan sangat baik. Pemain lapis pertama tak jauh berbeda dengan pemain lapis kedua.

Bemain di publik sendiri dan memiliki catatan mentereng dalam 16 laga terakhir menjadi modal besar Juventus menjamu Inter pada laga malam nanti. Kembalinya Giorgio Chiellini di saat yang tepat menjadi angin segar bagi lini pertahanan Juve. Mereka tentu tidak akan bermain menunggu dan berhati-hati seperti yang mereka tampilkan saat menghadapi Bayern tengah pekan lalu. Inisiatif untuk langsung mengepung Inter tentu akan langsung diperintahkan oleh Max Allegri dari sejak kick off. Hernanes yang tampil luar biasa saat menghadapi Bayern, menjadi senjata baru Si Nyoya Tua. Mungkin ada keinginan untuk membuktikan kepada Mancini jika dirinya salah memutuskan untuk melepasnya ke Juventus pada bursa transfer musim panas yang lalu.

Laga Coppa Italia Januari lalu menjadi gambaran akan mudahnya memenangkan laga ini? Kalau menurut saya pribadi, tidak. Ada banya perubahan yang terjadi selama sebulan kebelakang baik di kubu Inter maupun Juve. Dybala dan Mandzukic akan menjadi kombinasi yang sangat bagus di lini depan Juventus. Ditopang oleh sayap-sayap yang cepat, membuat lini pertahanan Inter harus ekstra waspada. Alvaro Morata atau Simone Zaza juga bisa menjadi pemecah kebuntuan Juventus jikalau Inter bisa mengimbangi permainan mereka, seperti ketika menghadapi Napoli.

Probable Line Up

(3-5-2): Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Khedira, Hernanes, Pogba, Alex Sandro; Dybala, Mandzukic

Injuries

Martin Caceres, Claudio Marchisio

Absent


PROBABLE FORMATION

#PREVJuveInter


STATS AND FACTS

Sporticos_com_juventus_fc_vs_inter_milan (1) Sporticos_com_juventus_fc_vs_inter_milan (2) Sporticos_com_juventus_fc_vs_inter_milan (3) Sporticos_com_juventus_fc_vs_inter_milan (4)


PREDICTION

Juventus 2-1 Inter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here